Happy Birthday to Me!

Officially 22th banget guilz udah makin dewasa aja, sadar bukan anak remaja yang apa-apa minta ditemenin.

Yup, 22th!

Selama itu hidup, apakah aku sudah membuat hal-hal yang baik untuk diriku sendiri juga orang lain?

Selama itu hidup, apakah aku sudah membuat goals life dalam hidupku?

Umur bukanlah segalanya, yang terpenting adalah kedewasaan. Hal yang selalu dikaitkan dengan komitmen dan tanggung jawab berada persis didepanku.

Ya, aku sadar, aku bukan anak ingusan kemarin sore yang apa-apa harus ditemenin mama atau apa-apa harus dianter papa.

Sebuah kepercayaan ataupun kekecewaan adalah suatu hal yang sudah menjadi ketakutan bagi beberapa orang. Takut akan kecewa ketika sudah memberikan kepercayaannya lebih dari 50% adalah hal yang wajar. Namun, ketika telah memutuskan untuk memberikan sebuah kepercayaan, secara tidak sadar akupun berkomitmen dengan rasa tanggung jawab. Resiko yang dihadapi adalah kecewa ketika semua hal yang kita percayai menjadi boomerang bagi diri sendiri.

Perasaan ini bersifat sementara, lalu buat apa aku merasa kecewa terlalu berlarut-larut.

Mungkin beberapa tahun yang lalu aku masih menjadi pribadi yang suka plin-plan memandang apapun selalu didahulukan dengan negative mind.

Aku sedang berusaha, di umur yang baru, kehidupan yang baru, dan do’a yang dipanjatkan dari orang tua, sahabat begitu juga teman yang merajuk kepada hal yang harus menjadi lebih baik daripada sebelumnya.

Bukankah umur mengingatkan kita berapa lama kita bekerja keras untuk menjadi pribadi yang lebih baik?

.

.

.

.

.

anyway, thank you sister~

Advertisements

Sebuah cerita.

Sebelumnya apa yang aku tulis disini adalah kejadian benar adanya, tanpa ada maksud untuk melebih-lebihkan cerita.

Kejadian ini dimulai pada malam selasa (17/07/2018) saat lagi kumpul bareng temen di salah satu tempat nongkrong dekat kampus di surabaya, malam itu aku merasakan sakit disekitar perut, yang aku kira ini cuma gejala biasa aja dan tidak aku perdulikan, singkat cerita aku pamit karena hari udah makin malam, tengah malam menjelang hari rabu (18/07/2018), aku yang kondisinya tidur bareng adek, aku ngerasain sakit di perut bagian ulu hati yang ga biasa, seperti sesak napas, ketika aku terbangun aku mencoba untuk turun membangunkan ayah yang pada saat itu emang lagi tidur, ayah memijat sekitar perut dengan minyak hingga tertidur. Paginya, aku merasa enakan untuk berangkat kerja seperti biasa, minun teh hangat tanpa asupan makanan yang aku kira aku bakal baik-baik aja. Sesampainya di kantor, melakukan hal yang seperti biasa dilakukan, mengecek barang, menulis nota, dll. [08:30] aku merasakan ada gejolak di ulu hati yang makin sakit, tanpa berpikir panjang, aku segera ke kamar mandi yang takutnya nanti akan muntah, pikirku. Sampai di kamar mandi, bagian sakit menjadi terasa sakit, ketika aku ingin memutuskan untuk keluar dari kamar mandi, aku mulai tak sadarkan diri.

[09:00] aku kira ini cuma aku yang lemah atau aku yang tak bisa mengontrol tubuhku, aku merasakan ketakutan, capek, hingga sakit di seluruh tubuhku. Pada saat itu aku sadar namun aku tidak bisa mengendalikan seluruh tubuhku yang dimulai dari ujung kepala hingga kaki, yang dapat kukendalikan hanyalah pikiran pada saat itu. Aku sadar ketika semua orang memegangiku dari ujung kepala, tangan, badan, hingga kaki, semua dipegang hingga aku tak bisa bergerak. Tidak dapat aku memikirkan sesuatu kecuali “ada apa dengan orang-orang ini”. Aku ingat betul bagian per bagian yang aku lakukan, namun aku merasa ini bukanlah diriku, ada sesuatu didalam tubuhku yang tak kuketahui, seperti dikendalikan oleh orang lain, semakin bergerak semakin memberontak dan semakin tak dapat dikendalikan, aku menyebut nama Allah, istighfar, walaupun tak terdengar oleh orang disekitarku, aku menyebutnya di dalam hati. Seketika aku diam, lalu aku tertidur, sedetik kemudian aku menatap seseorang tanpa berkedip dan tanpa perlawanan, tak lama, aku tertawa, aku menangis tanpa mengerti maksud apa yang terjadi dan apa yang kulakukan. Aku berteriak sampai tenggorokan sakit, tapi tetap berteriak. Ingin berhenti, namun ada sesuatu di dalam tubuhku yang mengendalikanku, tak bisa terlihat namun aku merasakan ada kekuatan yang bukan berasal dariku. Semua orang menyebut namaku, aku mendengar tapi tak ada tanggapan dariku. Ya, aku ingin ini berakhir, kembali seperti semula. Aku diam, aku memejamkan mata, ketika aku memejamkan mata, ada sesuatu hal yang berhadapan denganku, ku hanya melihat seperti binatang dengan mata yang merah menyala sambil tertawa tanpa ada suara. Diam. Istighfar sebisa mungkin aku meminta perlindungan kepada Allah.

[11:30] Adzan dhuhur berkumandang. Aku merasakan tenang, aku merasakan diriku kembali. Aku dapat mengendalikan pikiranku. Tapi, tak bisa bergerak.

Hari kamis [19/08/2018] seseorang yang disebut sebagai “orang pintar” datang. mencari tahu dan aku tak ingin tahu. Tapi, terdengar olehku, seseorang lain masuk kedalam tubuh wanita itu sambil tertawa, seseorang itu menyebutkan namanya, dia tidak menyukaiku dengan alasan kesombongan.

Hari Jum’at [20/08/2018] Aku diberikan air putih yang berisi doa-doa, air degan hijau, dan sekumpulan ayat lainnya. Tapi, malamnya, perutku bergejolak kembali. Tengah Malam itu aku masuk UGD. dengan beberapa penanganan medis seperti cek laborat, cek radiologi bahkan usg telah aku lalui, tubuhku yang kesakitan mulai berangsur membaik. namun, rawat inap adalah anjuran untuk memulihkan fisikku yang lemah.

Sabtu [21/08/2018] sedikit demi sedikit, badan yang sakit mulai berangsur membaik.

You’re not miss the person but you’re missing the memory

Pagi ini ku memikirkan sesuatu yang tidak tau apa yang harus dipikirkan (nah lo, keliatan begonya). which is ku memikirkan sesuatu yang sudah lampau, ya, kadang aku merindukan suatu momen yang mungkin kejadiannya ga bisa diulang kembali, ya karena orang yang terkait telah meninggalkan dan ditinggalkan. ya, sometimes i think, ppl around me adalah toxic for happiness in my life and my personality is always say “tinggalkan dia yang telah melukai dan membuatmu kecewa” and then, aku memilih menghargai diriku untuk kebahagiaanku selanjutnya. Everything you choose, always has the consequences, they always have a positive n negative.

“Kita tidak merindukan orangnya, kita hanya merindukan kebiasaan bersamanya”

Disadari atau tidak, seringkali tiba-tiba teringat kembali kepada seseorang, karena kejadian yang terjadi saat sekarang, pernah dilalui bersama.

Hanya karena kita telah bersama orang lain bukan berarti kita dapat mengulang semua kejadian yang sama. Apa yang telah dilalui dan dirasakan takkan pernah bisa diulangi untuk kedua kalinya.

ku pikir, entah bagaimana kondisinya, memori akan tetap ada.

ku pikir, sebagaimanapun usaha untuk memusnahkannya dalam pikiran, ketika tidak dapat menahannya, mereka akan semakin jelas dan terlihat begitu nyata.

ku pikir, seseorang yang pernah menempati ruang di hati, dia akan tetap berhenti dan diam hingga diri sendiri menyuruhnya untuk pulang.

Sebuah hubungan yang lama dapat menciptakan banyak kenangan karena begitu banyaknya kebersamaan.

Terima Kasih

Yeay!!! Alhamdulillah akhirnya setelah menjadi kupu-kupu (kuliah pulang kuliah pulang) hampir selama 4th, dinyatakan lulus dengan nilai A (i’m so proud with my self)

Terima kasih banyak buat dosen pembimbing, teman-teman sekalian, Sahabat sekaligus keluarga yang telah mendukung, i’m so happy right nowwwww💖

Semoga sukses selalu!❤

Candaan Manusia

Bagaimana jika terjadi suatu perkumpulan yang membicarakan sebuah lelucon untuk membuatnya tertawa? wajar, karena kita teman.

Hal yang tidak dianggap wajar atau sudah keterlaluan adalah disaat manusia membicarakan kelemahan fisik sebagai bahan lelucon untuk menjadi asumsi tertawa. Apakah lucu?

“hey, man it’s a jokes!

“gitu aja marah sih orang cuma becanda”

are u have a brain, dude?

Ada sebuah rules yang harus dilakukan dalam menjalani pertemanan, not give n take tapi menghargai satu sama lain.

Bukan berarti mengenal dalam waktu yang lama dapat menggunakan kalimat ‘seenaknya’ untuk membuat seseorang terhibur dan dianggap lucu (ya kalau mau ngelucu situ jadi badut aja)

Walaupun dalam waktu yang lama ataupun singkat, itu bukanlah tolak ukur untuk menghina dianggap tidak apa-apa dalam hal pertemanan, karena menghina adalah sebuah bentuk kurang ajar.

so, let’s think before u tell a jokes 😉

Rindu

Waktu adalah hal termisterius yang dimana kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi di esok hari, pertanyaan yang ditanyakan adalah hak sebuah waktu untuk menjawab. Sebuah perubahan, kehilangan, dan kerinduan adalah tentang waktu.

Manusia dengan kehebatannya

Sebenernya sah-sah aja sih kalau manusia mempunyai kelebihan yang ditunjukan kepada manusia lainnya.. Sah-sah aja kok kalau manusia sombong dengan kelebihannya yang manusia lain gapunya.. padahal manusia diciptakan sama rata.. honestly, aku tipe orang yang bodo amat dengan semua itu, selagi ga ganggu bgt gabakalan aku notice..

Yang buat aku keganggu adalah kamu, wahai manusia, yang katanya bisa menyembuhkan orang dengan kehebatanmu yang orang lain gapunya.. Dengan perilakumu yang aduhai dan bisa menyembuhkan lewat tangan dan doa-doa, mengusir jin, setan dan sebangsanya, melihat kekurangan dan kelebihan orang lain hingga jadi sok ngasih petuah.. Silahkan kamu mau ngapain itu terserah, jangan menghakimi orang yang sekiranya dia salah, mungkin kamu menyebut dirimu adalah utusan tuhan, utusan nabi atau malah kamu memanggil dirimu adalah nabi bahkan tuhan maybe? kecuali kalau kamu ustad, ulama, atau kyai yang pantas dihormati akan kuhormati selayaknya bagaimana ku menghormati orang tua, lu sapa si ah orang baru tobat kemarin sore juga udah sok-sok gini sih..

please go away from my life orang-orang kaya gitu mah, mungkin niatnya baik mau menyembuhkan orang tp please apa lu ga mikir, yang ngasih sakit tu siapa dan yang pantes buat nyembuhin tu siapa, jangan mencoba jadi tuhan yang bisa berkuasa atas segalanya.. belum lagi mau ngusir setan, mau ngusir setan kemana? tempatnya setan disini, ganggu manusia, alamnya memang beda, memang mereka ada berdampingan dengan manusia buat ganggu keimanan kita, emang siapa si kok bisa-bisanya mau ngusir setan? mana ada setan yang mau diusir, yang ada itu mari kita kokohkan hati biar setan ga ngusir keimanan kita… please be smart dong om-om dan tante-tante..

Perempuan dan pola pikirnya

Banyak dari kita yang selalu membandingkan dengan yang lebih cantik. Terlihat cantik memang impian semua kaum hawa, terlebih jika disandingkan dengan kaum adam, seakan-akan mereka berlomba untuk terlihat menarik dimata mereka.

Istilah cantik adalah penyiksa bagi mereka yang tidak cantik/tidak menarik. Mereka dipakai sebagai patokan untuk menarik lawan jenis. Kebanyakan dari mereka menggunakan istilah cantik untuk membandingkan dengan yang lebih cantik.

Untuk sebagian orang definisi cantik adalah body yang aduhai serta wajah bak putri istana. Pengertian cantik lahir dari pemikiran mereka sendiri, tidak ada yang memantenkan jika cantik itu harus bla-bla-bla.

Jika tolak ukur menjadi cantik kudu punya body dan wajah yang cantik, apa kabar dengan operasi plastik? perawatan dokter yang jutaan rupiah? skin care yang mahal? atau make up ratusan juta? Operasi plastik, tanam botok, perawatan ratusan juta. Syukur-syukur hasilnya bagus, sering check up kesehatan kulit ataupun memilih yang kualitasnya bagus, for me its okay because u have a money. Duit-duit elu urusan lu mau dibuang kemana.. Yang jadi masalah adalah mau cantik tapi tergiur dengan harga murah, diimingi oleh tanpa resiko. please be smart, tidak ada yang tidak beresiko jika itu bahan kimia.

Itulah gunanya attitude, cantik aja ga cukup. Pola pikir dan perasaan harus seimbang, tidak berat sebelah. Sebagai perempuan harus punya tameng sendiri buat ngelindungin diri lu sendiri, semua tindakan yang lu lakuin pikir empat kali lipat sebelum dilakuin. Karena yang rugi adalah diri lu sendiri, bukan orang lain. Orang lain cuma komentar.

Tapi, sadarkah kamu jika wanita yang hidup di muka bumi ini terkadang lebih memilih mengikuti kata hati daripada logika (walaupun tidak semuanya, tapi mereka ada) for example is, pregnant before married, apakah yang ada di pikiran kalian saudari-saudari? Kalian ditipu dengan mulut manis mereka yang menjanjikan sebuah kehidupan layak, bagaimana lu bisa terjurumus dalam sebuah lubang yang kalian buat sendiri? syukur-syukur kalau si bapak tanggung jawab. Menurut pandangan, orang yang b*jingan adalah si laki-laki. tapi apakah semua kesalahan laki-laki? of course not. Yang salah adalah mereka, tidak dipandang yang laki atau perempuan. Sudah mengerti jika dosa mengapa tetap dilakukan? because a love? hhh… Jaman sekarang nafsu diatasnamakan cinta, kalau lu cinta, lu nikah, lu punya anak, lu berpenghasilan, lu bahagia, orang tua ikut bahagia bukan malah sebaliknya. dude, stop doing silly things..

Perilaku diatas adalah contoh yang sudah terjadi di dunia kita, bahwa attitude berperan penting dan itu adalah cantik yang sebenarnya. Jika menurut kalian tidak cantik atau tidak menarik, itu dosa. Refresh your mind.

Aku dan Rubrik.

Who am i? Aku adalah seorang manusia yang ga jelas. Hidupku seperti naik di komedi putar, sekali muter banyak pilihan yang mau di naikin, mau naik kuda ataupun naik kursi kereta kencana tetep aja muternya disitu-situ aja. Kalaupun bosen, aku cuma bisa mandangin orang lain yang lagi naik roller coaster dengan segala ekspresi di wajah mereka, dan yang aku lakukan selain duduk di tunggangan kuda ini adalah mengamati, memandangi dan ga jarang aku menertawai kekonyolan mereka.

But i love it.

Dengan duduk di komedi putar ini aku melihat manusia yang disekitarku tidak hanya dalam satu sisi, mereka memiliki banyak sisi yang didalam sisi terdapat sisi yang lain, sehingga aku menyebutnya dengan rubrik.

Lantas, apa hubungannya?

Rubrik itu berbentuk kubus, memiliki 6 sisi 12 rusuk 8 titik sudut, memiliki beberapa warna yang setiap ruangnya dapat membentuk warna yang lain.

Sedangkan, manusia memiliki ribuan ekspresi, yang setiap ekspresinya memiliki pemaknaan yang berbeda. Ribuan ekspresi dari pemaknaan itu dapat dibagi menjadi 2 ruang, fake or real.

Manusia adalah makhluk yang pintar dalam mengekspresikan gimik wajah sekalipun itu palsu. Apalagi di era digital ini, orang-orang palsu tumbuh dengan bebas menyebarkan isu-isu palsu, kehidupan palsu dan cinta yang palsu.

Apakah semua palsu?