Street Food Review; Seafood ramen made by Jiraya ramen

hai foodies! kali ini mau bahas tentang ramen yang bukan dari resto jepang yang ada di ruko atau mall, tapi dari street food yang ada di nginden permata indah di surabaya. Mungkin untuk sebagian anak kampus disini, ramen disini terkenal enak dan hauce sekali, and thats true dude, disini enak dan recommended buat yang suka ramen. 

Yang bikin enak disini adalah mie nya yang kenyal dan size nya agak berisi, ditambah lagi warna mie nya yang hijau terus kuahnya seger gitu kalau dimakan barengan. Untuk toppingnya ditambah jagung manis, kecamba dan daun bawang yang fresh yang bikin tambah enak. Udangnya sendiri gede dan crunchy, cuma sayangnya porsinya sedikit (hanya cukup untuk mengganjal eits, apa aku yang laper ya

Nah untuk tempatnya sendiri, tempatnya yang minimalis dan warna merah yang menjadi dominan adalah keunikan dari tempat ini, kita bisa langsung liat cara pengelolaan hingga penyajiannya karena tempat untuk makannya berada tepat dihadapannya, jadi kita bisa tau nih dia higenis atau engga (ini nih yang penting) dan yang bikin kita ga bosen, mereka juga memainkan musik billboard hingga si mas mas ini juga ikutan ngerapp jadi kesannya asik aja gitu walaupun ada di pinggir jalan.


Advertisements

Cafe Review; Grilled cheese from Cailano

Cheese quesadilla dan cheesy potato adalah salah satu menu makanan yang ada di cafe ini, makanan berkonsep keju inilah yang menjadi daya tarik tersendiri. 

Bicara soal konsep ke keju-kejuan, banyak sekali tempat yang menawarkan menu seperti itu, tapi saat udah di meja yang dateng bukan keju beneran melainkan perisa keju (kesel ga tuh?) namun beda lagi sama cailano, rasanya cheesy, kalau kata iklan sih pada  gigitan pertama udah kerasa kejunya (HAHAHA) ditambah lagi salsanya yang fresh dan guacamolenya yang legit buat kita jadi pingin gigit lagi gigit lagi gigit lagi gitude. Cuma yang bikin makin mantep emang sausnya kali ya, soalnya kalau sausnya kurang, agak ada yang kurang gitu rasanya, but over all is good.

untuk minuman chai latte ini bener-bener the best lah kalau pas lagi gerimis-gerimis sendu gitu, karena si doi ini menghangatkan tubuh juga, rasanya tentu creamy dan manis. (disediakan gula juga, jadi bisa menyesuaikan takaran manisnya)

soal makanan tentu kualitas tempat juga dipikirkan dong, nah untuk cailano sendiri, dia menawarkan beberapa spot yang menarik bagi feed lovers, tema putih yang klasik membuat makin betah untuk meneduhkan diri di waktu hujan karena suasananya yang nyaman.

Cafe Review; Ayam Sambal Ijo dari butter n bean.

Siapa sih yang gasuka sama ayam, apalagi kalau ayam itu dimasak sesuai dengan standart koki dapur hotel bintang lima (apasih, receh). 

Ayam bumbu sambal ijo, sesuai tampilannya, ayam yang aku mau bahas disini benar-benar wajib dicoba bagi kamu yang suka banget sama ayam! Iya, ayam disini rasanya benar-benar pas, dari daging sampai bumbunya beneran nagihin. Dagingnya itu lembut dan ga alot terus bumbunya yang aku kira awalnya bakalan pedes banget ternyata pedesnya itu pedas enak (tau ga sih pedes enak itu pedes kaya gimana?) . Jadi pedesnya itu ga terlalu pedes dan masih bisa rasain bumbu aslinya, rempah-rempah yang dari ayam ini beneran masih kerasa. Ditambah lagi dengan nasi hangat yang menjadi makanan pokok kita, penilaian dari 1 ke 10, ayam ini masuk ke daftar nilai yang ke 8.

(tapi disini ga nawarin jasa nail polish ya, hehehe) Selain makanan, aku pesen orange juice, mungkin buat kamu itu biasa karena ya mungkin minuman jus-jus biasa sih. tapi mau review sedikit, kalau jus disini ga asyem, juga ga terlalu bikin diabetes. takarannya pas.

Nah, untuk tempat, butter n bean ini nyaman banget buat dinner atau sekedar mampir nongkrong. karena suasananya yang adem apalagi dekorasi warna pastel yang eye cathcing bikin kita betah lama-lama disini. Karena ini di dalam mall, suasana disini ga bikin kita bosen, walaupun di dalam mall, konsep tema yang ditawarkan inilah yang membuat nyaman layaknya disebuah cafe.

Cafe dalam mall (nah, kek gimana ini ngejelasinnya).  

Cafe Review; Ayam goreng penyet dari babeh street.

Kalian yang suka kuliner, pasti ga asing lagi kan sama nama makanan yang satu ini. Ayam goreng penyet memang menarik untuk sebagian foodies, tapi yang menentukan enak tidaknya makanan ini adalah cara pengelolaannya.

wp-image-1861802232jpg.jpg

Ayam goreng yang kali ini aku mau bahas adalah ayam dari babeh street. Ayam ini tergolong dibawah rata-rata untuk rasanya, untuk memfokuskan sebuah makanan memang perlu keahlian ekstra, rasanya  cukup hambar, ayamnya masih belum bisa disesuaikan untuk lidah orang jawa yang sudah terkenal dengan rempah-rempah, tapi untuk tingkat kematangannya cukup baik ditambah lagi dengan sambal yang sedikit pedas manis, aku rasa masih bisa tercover.

Minusnya mungkin di soal makanan (beda orang beda pendapat beda lidah) untuk tempat, babeh street ini menawarkan tempat yang nyaman dan instagramable untuk feed lovers, tempat ini cukup menarik, buat foodies yang ingin nongki cantik sama sahabat dan teman, tempat ini bisa dijadikan destinasi selanjutnya, selain harga terjangkau, wifi disini juga cukup oke untuk mendownload satu episode drama korea HEHEHE

Untuk pelayanannya juga termasuk cepat, ramah, dan sopan. Tapi yang paling penting adalah saat aku meminta tolong untuk mengambil gambar, karyawan disini juga pintar untuk mengambil view lighting yang pas.